Pena Santri
Delapan Perkara yang Tidak Pernah Merasa Kenyang dari Delapan Hal
oleh Admin | Sabtu, 31 Agustus 2024

Dalam kitab Nashoihul Ibad, Nabi saw. Bersabda: “Delapan perkara yang tidak pernah merasa kenyang dari delapan hal, yaitu:
- Mata tidak pernah kenyang dari memandang.
- Bumi tidak pernah kenyang dari hujan.
- Wanita tidak pernah kenyang dari laki-laki, begitu juga sebaliknya.
- Orang alim tidak pernah haus dari ilmu. meskipun dia adalah seorang profesor/alim, justru yang membuat orang yg yang alim itu adalah ketika dia senantiasa belajar.
- Memiliki akal. orang belajar butuh akal untuk fokus dan berpikir.
- Kecerdasan yang didapatkan bisa memahami hal-hal yang rumit
- Daya ingatan yang kuat untuk menghafal segala sesuatu yang pernah digambarkan dalam benaknya dan yang dapat dipahami dari ilmunya.
- Motivasi/antusias belajar dan tidak merasa bosan.
- Membatasi diri pada bahan yang tidak terlalu berat untuk dipelajari. Merasa cukup dengan materi yang mencukupi dari beban mencari ilmu.Maksudnya, di dalam belajar sudah memenuhi syarat (sudah bayar spp/ukt). Orang yang sukses itu adalah orang yang ketika menempuh tholabul ilmi dengan sempitnya kehidupan/serba pas-pasan. Dan sedikit orang yang bisa sukses ketika menempuh perjalanan belajarnya dengan keberlimpahan.
- Harus meluangkan waktu untuk memperoleh hasil yang sempurna
- Sesuatu yang mengganggu dalam belajar harus dihilangkan. misalnya kecemasan, keresahan.
- Panjang umur dengan tempo belajar yang luas, agar dapat belajar sebanyak-banyaknya untuk mencapai tingkat yang sempurna.
- Beruntung dapat memperoleh guru alim yang dermawan dengan ilmunya dan telaten dalam memberikan pelajaran.
- Orang yang meminta-minta tidak pernah kenyang dengan permintaan.
- Orang rakus tidak pernah kenyang dengan penumpukan harta Orang rakus tidak pernah kenyang dengan tumpukan harta.
- Orang mencari dunia dengan niat menggunakannya untuk menyambungkan tali persaudaraan dan membantu orang-orang yang kekurangan. Jangan pernah ragu kita tidak akan miskin karena membantu orang tua. Orang yang dermawan, ia mendapat pahala jika kenyataan perbuatannya sesuai dengan niatnya. Tetapi tidak ada hikmah baginya, karena orang yang bijaksana itu tidak pernah mencari sesuatu yang belum jelas apa yang terjadi di kala sesuatu tersebut telah diperoleh.
- Orang yang mencari dunia dengan niat memenuhi syahwat, dan bermewah-mewah dengan berbagai perkara yang enak-enak. Orang tersebut dianggap golongan hewan.
- Orang mencari harta dengan niat bangga-bangga an dan persaingan serta kesombongan, maka orang seperti ini dianggap orang yang dungu, yang tertipu, bahkan termasuk dari bagian orang-orang yang rusak.
- Laut tidak pernah kenyang daripada air
- Api tidak pernah kenyang daripada kayu bakar.
Bagikan artikel: